Kopi Kayu itu warung kopi kecil di sudut jalan — biji lokal, dipanggang sendiri, disajikan tanpa buru-buru. Tempat nongkrong yang berasa kayak rumah kedua.
Kopi Kayu mulai dari garasi rumah, cuma modal satu mesin espresso bekas dan biji kopi titipan petani kenalan. Sekarang jadi tempat langganan buat kerja, ngobrol, atau sekadar nikmatin kopi pelan-pelan.
Kami masih pegang cara yang sama: biji dipanggang kecil-kecilan tiap minggu, disajikan sama orang yang beneran kenal proses bikinnya.